Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bayaran Saipul Jamil Dulu Rp 100 Juta, Kini Ditolak Tampil di Acara TV Ayu Ting Ting dan Kiky Cs


Kebebasan Saipul Jamil memunculkan polemik. Ini karena tuntutan agar mantan Dewi Perssik itu diboikot dari televisi dan youtube.

Sayangnya, ada yang sudah mengundang Saipul Jamil. Dia sempat muncul di acara Kopi Viral, dan sempat syuting di acara yang dipandu Ayu Ting Ting, Wendy Cagur, Andre Taulany dan Kiky Saputri yakni BTS.

Meski begitu, tayangan BTS itu urung tayang. sedangkan acara Lapor Pak dipastikan tak mengundang Saipul Jamil.

Memang, acara televisi yang dipandu Ayu Ting Ting dan Kiky Saputri cs juga sempat jadi sorotan.

Ini karena munculnya foto Saipul Jamil syuting dengan talent yang biasa mengisi acara Lapor Pak Trans 7.

"Stasiun tv hilang nalar kewarasan, tak punya empati dan simpati bahwa korban pelecehan menderita seumur hidup, membuat pelaku seperti tidak pernah melakukannya.
Munafik seperti orang-orang yang dikritisi dalam berita dan talkshow mereka. Begini amat cari makan, karma has no deadline..wait," ujar salah satu netizen.


Atas cuitan tersebut, lantas banyak netizen menduga bahwa Saipul Jamil sedang melakukan syuting untuk acara yang tengah digandrungi publik yakni, "Lapor Pak!".

Kiky Saputri sebagai salah satu pemeran tetap dalam program komedi tersebut akhirnya angkat bicara.

Kiky Saputri menegaskan bahwa foto itu diambil saat sedang program "Bercanda Tapi Santai" (BTS), bukan untuk acara "Lapor Pak!".

"Itu bukan Lapor Pak, itu BTS. Itupun tidak jadi ditayangkan. Karena keberatan dari beberapa pihak talent. Foto yg beredar berasal dari Manager yang bersangkutan saat tapping," kata Kiky Saputri.

Tak hanya itu, Kiky Saputri juga mengungkapkan bahwa produser, kru, dan talen acara komedi "Lapor Pak!’" berkomitmen untuk tidak mengundang Saipul Jamil.

"Produser kami (LAPOR PAK) tidak akan mengundang. Terimakasih. Crew dan seluruh talent Lapor Pak sudah bersikap untuk tidak mengundang," ujarnya seperti Pikiran-Rakyat.com kutip dari Twitter @kikysaputrii pada Senin 6 September 2021.

Kiky Saputri juga menegaskan netizen tidak usah khawatir jika ada dugaan sola Saipul Jamil dalam acara ‘Lapor Pak!’.

"Jadi tidak ada lagi 'kalau seandainya… kalau seandainya..' Karena kami memang tidak akan mengundang," tuturnya.

Sementara, televisi yang sebelumnya menayangkan Saipul Jamil juga memberi tindakan.

Selain minta maaf, video yang menampilkan Saipul Jamil di kanal youtube juga sudah ditake down.

Lantas berapa bayaran Saipul Jamil ketika kembali tampil di televisi setelah bebas?

Sampai kini, belum ada keterangan soal tarif atau bayaran Bang Ipul itu.

Namun, sebelum dipenjara, ternyata Saipul Jamil sempat mendapat tarif fantastis ketika tampil.

Dikutip dari Wiken.ID, kekasihnya, Indah Sari mengungkapkan bahwa mantan kekasihnya tak hanya kehilangan kebebasan tetapi juga kehilangan harta.

Dia pun menyebut bayaran terkecil Saipul Jamil dulu sehari bekerja adalah Rp 50 juta.

"Dulu dia punya segalanya karena satu hari bekerja dia dapat Rp 100 juta, paling kecil Rp 50 juta." katanya.

"Tapi ketika Allah mau mengambilnya, ini Bang Haji bilang sendiri ke saya, 'Saya takut, saya sudah tidak punya apa-apa, Ndah'," ujarnya.

Akibat dipenjara, Saipul memang diketahui telah menjual rumahnya di Gading Indah Utara VI Blok NH 10 nomor 5, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sebagai informasi, di rumah itulah terjadi peristiwa pencabulan yang akhirnya menjebloskan penyanyi dangdut itu ke penjara.

Saat ditemui Kompas.com di PN Jakarta Utara, Selasa (3/5/2016), kakak Saipul, Sholeh Kawi membenarkan bahwa rumah bercat putih itu memang akan dijual.

"Rumah Ipul dijual Rp 3,5 miliar," kata Sholeh ketika itu.

Menurut seorang penjaga rumah, Wandi mengatakan jika barang-barang Saipul sudah tidak ada di rumah itu.

Wandi bahkan mengatakan, rumah itu sudah berganti kepemilikan, meskipun si pemilik baru belum menempatinya.

Berlokasi di kawasan Kelapa Gading, rumah berlantai dua ini tampak modern dan minimalis.

Tampak dari iklan yang pernah disebarkan melalui Facebook, bagian dalam rumah ini pun terkesan minimalis dengan penggunaan warna natural seperti coklat.

Perabotannya juga menggunakan furnitur warna putih hingga membuat bagian dalam rumah terasa minimalis dan bersih.

Diketahui, Saipul harus menjalani 8 tahun penjara sebagai akumulasi hukuman atas kasus tindak pidana korupsi dan asusila yang dilakukannya.

Pada sidang 31 Juli 2017 lalu, Saipul divonis tiga tahun penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Hal ini dikarenakan ia terbukti menyuap panitera PN Jakarta Utara Rohadi sebesar Rp 250 juta terkait kasus asusilanya.

Adapun dalam kasus asusila, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memvonis Saipul 5 tahun penjara, lebih berat dari putusan PN Jakarta Utara yang hanya tiga tahun.

Pengacara Saipul Tito Hananto menyatakan, Saipul telah menerima putusan itu.

"Saipul menerima putusan tersebut sehingga tetap ditahan di Cipinang,"kata Tito kala itu.

(Banjarmasinpost.co.id/Kristin Juli)