Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Innalillahi Tragis Banget! Pelawak Ini Meninggal Usai Karir Meredup Sampai Jadi Buruh Pabrik, Tubuhnya Menguning Koma 12 Hari Rekan Artis Histeris, Ruben Onsu: Temanku...


Masih ingatkan pada pelawak kondang tanah air, Hendrik Ceper?

Sosok bertubuh mungil ini dikenal memiliki karakter periang dan jenaka.

Hendrik dikenal sebagai komedian dan juga pemain FTV.

Puluhan judul FTV dan sitkom pernah ia bintangi, salah satu yang paling terkenal adalah perannya sebagai Hulk dalam sitkom Superhero Kocak.

Hendrik Ceper juga pernah beradu akting dengan Kadek Devi sebagai sepasang kekasih di sebuah judul FTV.

Meski terbilang sukses di industri hiburan, Hendrik Ceper selalu hidup sederhana sampai rela tinggal di petakan sempit.

Sayangnya tak banyak yang tahu, hingga akhir hayatnya, sang pelawak hidup begitu memprihatinkan.

Hendrik Ceper diketahui meninggal dunia di RS Tasik Medika Citratama, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Pelawak kenamaan tanah air itu mengembuskan napas terakhirnya pada Minggu 3 Juli 2016 lalu tepat pada bulan Ramadan.

Sebelum wafat, Hendrik Ceper sempat mengalami koma selama 12 hari akibat penyakit gagal ginjal dan jantung yang dideritanya.

Hendrik Ceper meninggalkan seorang istri, Nur Zalilah dan putri yang masih berusia 1 tahun bernama Raya Katrina Putri Ramadani.

Dilansir dari Tribunnews.com, Hendrik Ceper yang merupakan keturunan Tionghoa memutuskan menjadi mualaf pada tahun 2008.

Tahun 2009, ia menikahi Nur Dzalilah dan sempat lama berjuang untuk memiliki momongan sampai harus pergi ke dokter hingga dukun.

Tahun 2013, rumah tangga keduanya dihantam masalah besar lantaran Hendrik mengaku di KDRT istrinya yang terbakar api cemburu.


Hendrik menyebut Nur Dzalilah cemburu melihatnya beradu akting dengan lawan jenis, namun akhirnya mereka berdamai.

Meski selama ini terlihat sebagai pribadi yang kalem dan sederhana, ternyata sejak remaja Hendrik Ceper adalah anak yang nakal sampai di DO dari sekolah.

Setelah dikeluarkan dari sekolah, ia pun hidup bak gelandangan di kawasan Jakarta Timur sampai mengemis untuk bertahan hidup.

Hobinya yang suka berkelahi membuat Hendrik Ceper akhirnya bekerja sebagai penagih hutang atau debt collector.

Tahun 2000, Hendrik bergabung dengan grup Teater Ciliwung dan di situlah bakatnya menjadi pelawak dan berakting diasah dengan baik.

Sayangnya puncak kesuksesan rekan Ade Namnung dan Peppy itu tak berlangsung lama, pamornya pun meredup begitu saja.

Tak menyerah, Hendrik Ceper memutuskan untuk bekerja sebagai buruk pabrik textile bersama beberapa anggota keluarganya yang lain.

Sebelum meninggal dunia, Hendrik juga sempat berpesan pada istrinya untuk menjaga anak mereka baik-baik.

Bahkan Hendrik sudah menyiapkan baju lebaran untuk dipakai putri kesayangannya itu nanti di Hari Raya.

"Kang Hendrik berpesan kepada saya, yang sabar, rezeki sudah ada yang mengatur. Besarkan anak dengan baik," kata Nur seperti dilansir Tribunnews.com.

"Pas pulang kerja kesini dari pabrik, sempat bawa baju buat saya sama dede ( Raya). Katanya ‘Nih buat lebaran’ gitu katanya," sambungnya dengan nada lirih.

Batin Zalilah terpukul karena tak menyangka sang suami akan pergi secepat itu setelah sebelumnya sempat membaik.

"Sedih banget padahal tadinya sudah bisa kasih perkembangan dikit-dikit, sekarang malah begini. Sedih banget nggak bisa buka puasa-sahur bareng lagi, lebaran juga sudah nggak bisa bareng lagi," kata Nur Zalilah.

"Anak tepat satu tahun 24 Juni kemarin. Dia menangis terus karena biasanya kalau bapaknya pulang, suka diajak main," tambahnya.

Tak banyak rekan sesama artis yang tahu Hendrik Ceper mengidap penyakit jantung dan gagal ginjal sampai tubuhnya mulai menguning saat dirawat.

Hingga saat tahu Hendrik dilarikan ke rumah sakit, deretan artis seperti Ustaz Zacky Mirza, Daus Mini, Project Pop dll pun melakukan penggalangan dana.


Bukan itu saja, sebelum meninggal Hendrik Ceper juga ternyata sempat mengeluh pada Ruben Onsu mengenai kondisinya.

"Tidak sangka percakapan kita itu ternyata yang terakhir, saat saya baru sampe di Antv, tiba-tiba ada Hendrik teriak panggil nama saya," tulis Ruben di akun instagramnya seperti dikutip dari TribunSeleb.com.

Hendrik: 'Bensuuuu'
Ruben: 'Oi Drik, apa kabar? Kemana aja?
Hendrik: 'Gw mau curhat dong, sengaja gw nunggu elo'
Ruben: 'Gue mau Live Pesbukers dulu kepotong-potong saat combreak gpp?'
Hendrik: 'Gpp, gw tunggu gpp santai'

"Akhirnya cerita-ceritalah kita berdua sambil Hendrik sekali-sekali bilang ke saya 'udah capek gue Ben, mau istirahat'," tulis Ruben menirukan perkataan Hendrik.

Pagi ini mendengar kabar beliau sudah tidak ada. Selamat Jalan temanku, tugasmu sudah selesai, Doa jutaan orang menghantarkan langkahmu," pungkas Ruben.

Sang komedian kondang itu meninggal di usianya yang ke 37 tahun dan dimakamkan di TPU Astana, Kampung Bageur, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukarame, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Meski raganya telah tiada namun kenangan soal sosok Hendrik Ceper begitu melekat di hati sahabat-sahabatnya.

sumber: fame.grid