Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Habis-habisan Dicecar Umi Kalsum & Ayah Rozak, Nasib Orangtua Haters Ayu Ting Ting Bocor: Intimidasi


Lagi-lagi Ayu Ting Ting harus menelan pil pahit dengan segala masalah yang dihadapinya.

Entah bagaimana awalnya, namun kini muncul sebuah petisi yang bertujuan untuk memblacklist Ayu Ting Ting dari dunia hiburan.

Baru-baru ini nama Ayu Ting Ting kembali jadi sorotan saat Umi Kalsum dan Ayah Rozak mendatangi rumah haters.

Pemilik akun haters @gundik_empang bernama Kartika Damayanti ini melakukan penghinaan kepada Ayu Ting Ting.

Bahkan tak hanya Ayu Ting Ting, putrinya, Bilqis Khumairah Razak juga menjadi sasaran pelaku.

Saking geramnya, Ayah Rozak dan Umi Kalsum sampai menggerebek rumah pelaku di Bojonegoro.

Di sisi lain, Sutikno, anggota DPRD Bojonegoro membeberkan kondisi keluarga KD pasca-pelabrakan yang dilakukan orang tua Ayu Ting Ting (ATT).

"Setelah keluarga ATT datang ke Bojonegoro, kondisi keluarga syok," ujar Sutikno dalam tayangan Hot Kiss.

Selain kondisi orang tua KD yang sudah tua, anak pelaku yang seorang yatim juga syok dan trauma dengan kedatangan orang tua Ayu Ting Ting.

Bukan tanpa alasan. Pasalnya kediaman orang tua pelaku secara tiba-tiba dikerumuni puluhan orang, membuat penghuninya ketakutan.

"Karena posisi beliau (orang tua KD) udah usia lanjut dan anak dari KD tersebut juga yatim, sehingga kedatangan keluarga ATT membuat masyarakat berkerumun karena penasaran," terangnya.

Akibat hal tersebut, kepala desa setempat meminta maaf dan meminta agar tak ada lagi warga yang mengunjungi kediaman orang tua KD.

"Sampai-sampai kepala desa juga meminta maaf 'Pak mohon sekali lagi dari pihak mana pun untuk tidak berkunjung ke rumah KD'," ungkapnya.

Kerumunan yang terjadi akibat datangnya Umi Kalsum dan Abdul Rozak dinilai meresahkan, mengingat kondisi pandemi dan PPKM saat ini.

Tak hanya itu, Sutikno mengatakan sikap Abdul Rozak saat melabrak kediaman KD terbilang tidak pantas.

"Keluarga ATT ketika datang langsung marah-marah, melakukan ucapan kasar dan mengintimidasi keluarga. Jika ini tidak segera selesai akan ada tindakan lanjut," ujarnya.

Muncul petisi Ayu Ting Ting

Di tengah perseteruan keluarga Ayu Ting Ting dan haters, rupanya sampai ada petisi yang berisi 'blacklist Ayu Ting Ting dari dunia pertelevisian'.

Hingga hari ini, Sabtu (7/8/2021), pantauan Sripoku.com sudah ada sebanyak 66.374 orang menandatangani petisi tersebut.

Petisi ini dibuat oleh akun Putri Maharani, orang-orang yang setuju dengan ini menyebutkan ragam alasan.


Dikritik Hotman Paris 

Sebagai seorang publik figur, menurut Hotman Paris, harus siap selalu dinilai buruk oleh masyarakat.

"Sebagai publik figur harus siap semua kelakuan kita dinilai dan tidak selalu positif," lanjutnya.

Bahkan Hotman Paris menjelaskan jika Ayu Ting Ting tetap memilih mengambil tindakan hukum, akan ada dampak yang mungkin terjadi.

Hotman Paris menyebut bisa saja nama baik Ayu Ting Ting justru semakin tercemar.

"Semakin kamu laporkan, semakin kau ambil tindakan hukum bisa-bisa nama kita itu jadi makin tercemar, sementara kalau kita diamkan hilang begitu saja dengan sendirinya," tandas Hotman Paris.

Menurutnya, jika semakin lama dibiarkan masyarakat pasti akan bosan dengan perkara tersebut.

"Nanti juga lama-lama orang akan bosan membacanya, kalau terlalu lama terus mengkritik, orang akan nanya lagi, jangan-jangan ada yang salah dengan dirimu," tegas Hotman Paris.

Terkait aksi Umi Kalsum yang mengancam akan menghukum orang tua Kartika ke bui, Hotman Paris menyebut itu dapat jadi tindak pidana.

Bahkan tindakan itu jadi bumerang bagi ayah Rozak dan Umi Kalsum, orang tua Ayu Ting Ting.

Hotman Paris menjelaskan bukan tindak pidana jika mendatangi tanpa berbuat kekerasan.

Namun, bila mulai mencaci yang mengarah pada tindak pidana justru dapat diadukan kepada polisi.

"Tergantung kalimatnya apa," lanjut Hotman dikutip dari YouTube Star Story

Meski tindakan orang tua Ayu Ting Ting mendatangi rumah haters tidak salah, Hotman melanjutkan melihat paramater seperti perkataan dan tindakan kepada orang tua Kartika.

"Mendatangi itu tidak salah, tapi waktu datang berbuat apa mengucapkan apa harus itu yang menjadi parameter," ujar Hotman.

Namun jika perbuatan sudah berlebihan seperti mengancam, itu akan jadi masalah hukum baru.

sumber: palembang.tribunnews