Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

'DAMAI di Jannah Allah Sayangku,' Pedangdut Kristina Posting Kebersamaan Terakhir Percha Leanpuri


Kabar meninggalnya Percha Leanpuri politikus dan anak sulung Gubernur Sumatra Selatan mengejutkan banyak kalangan.  Tak hanya kalangan politisi, pedangdut Kristina ikut berduka atas meninggal dunianya Percha Leanpuri.

Dia menyampaikan belasungkawa melalui Instagram Story dan unggahan terbaru pada akun Instagram-nya, @kristinadangdut pada Kamis (19/8/2021) malam.

"Innalilahi Wainnailaihi rojiun.

Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya kakak @perchahd ke pangkuan ilahi.

Ya Allah terangilah alam kuburnya, ampunilah dosa2nya, terimalah segala amal kebaikannya dan tempatkanlah almarhumah di Jannah MU Ya Rabb...Alfatihah," tulis Kristina.

"Selamat jalan sayangku @perchahd damai n tenang di Jannah Allah yag sayangku, Alfatihah," tulis Kristina pada unggahan Instagram Story.

Kristina mengunggah foto bersama mendiang Percha Leanpuri pada sebuah acara partai, terlihat dari seragam warna biru khas Partai Nasdem.

Tak ayal, warganet pun menghampiri kolom komentar unggahan Kristina dengan menyampaikan ucapan belasungkawa.

"Aamiin...innalillahi wainnailaihi rojiun...turut berduka cita ya mama is,smg almh husnul khotimah dan keluarga yang di tinggalkan di berikan keikhlasan," kata @tyasetianing76

"Aamiin (emoticon sedih) Ibu @perchahd orang baik,kami masyarakat Oku timur Sumatera selatan sangat kehilangan.," tutur @resy_annoer

"Innalilahi wainnailahi rojiun, semoga almarhumah diterima disisi allah," ujar @reza_pratama1238

"Duka mendalam utk kk percha yg berjuang dari sakitnya pasca melahirkan. Insya Allah husnul khatimah," balas rekan Percha di DPR, Taufik Basari melalui @taufikbasari_official.

Selain dikenal sebagai pedangdut sejak 1988, Kristina sendiri pernah mencoba peruntungan di bidang politik melalui Partai Nasdem, partai tempat mendiang Percha bergabung hingga akhir hayatnya.

Penyanyi 45 tahun itu mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari Partai Nasdem pada Pemilu 2019.

Dia saat itu bertarung di daerah pemilihan Jawa Tengah X yang meliputi Pekalongan, Batang, dan Pemalang (kampung halamannya) tetapi tak lolos.

Diketahui mendiang Percha Leanpuri meninggal dunia pada Kamis (19/8/2021) pukul 17.45 WIB lalu di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Muhammad Hoesin Palembang.

Sebelum wafat, Percha diketahui tengah mengandung anak kembar. Dia pun menjalani persalinan dengan operasi caesar tiga hari lalu yakni pada 16 Agustus lalu.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Provinsi Sumsel, Septriandi Permana, mengatakan, kondisi kedua anaknya dalam keadaan sehat.

"Kondisi anaknya sehat. Sudah lahir sejak tiga hari lalu," ujarnya saat memberikan keterangan pers di rumah duka di Griya Agung, Kamis (19/8/2021).

Dia menyebutkan, sebelumnya Percha sempat terpapar Covid-19 namun sebelum meninggal dinyatakan telah negatif.

"Untuk keterangan lebih lanjut nanti akan ada dari perwakilan keluarga yang mengeluarkan pernyataan," ujarnya.

Kabar meninggalnya Percha menyisakan duka yang mendalam bagi rekan sesama wakil rakyat.

Hal ini diungkapkan anggota fraksi NasDem DPR RI sekaligus anggota komisi 11 asal daerah pemilihan (Dapil) Sumsel 1 Fauzi Amroh.

Ia mengaku sangat dekat dengan Titi, sapaan Percha selama ini.

Nasdem menurutnya, sangat kehilangan sosok anak muda yang penuh semangat dan berbakat.

"Saya mengucapkan turut berduka cita semoga husnul khotimah, saya anggap ia anak baik dan masih muda yang penuh semangat. Jadi saya sangat dekat sama Titi selama ini, karena kebetulan sama- sama dari Sumsel, fraksi Nasdem dan komisi 11," kata Fauzi, Kamis (19/8/2021).

Selaku koordinator wilayah (Korwil) DPP Nasdem Sumatera III ini, Fauzi menyatakan berduka cita mendalam, karena kehilangan sosok anak muda yang punya potensial.

"Meski begitu, kami (Nasdem) siap memperjuangankan, cita- cita Titi selama ini bersama fraksi, maupun ketua DPW Nasdem Sumsel dan kader lainnya," tuturnya.

Dilanjutkan Fauzi, ia sendiri mengaku sempat berkomunikasi dengan almarhumah Titi, pada awal bulan Agustus ini sebelum mau lahiran. (m naufal/tribun sumsel)