Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Suara Terbata dan Napasnya Sesak, Jane Shalimar Ucap Permintaan Terakhirnya pada Orang Ini: 7 Menit


Kepergiaan Jane Shalimar hingga kini masih menyisakan duka keluarga dan sahabat

Salah satunya ialah yang dirasakan oleh Elisya Olive.

Diketahui Elisya Olive merupakan salah satu sahabat yang merasa kehilangan sosok Jane Shalimar.

Elisya Olive tak menyangka Jane Shalimar pergi begitu cepat.

Menurutnya, sebelum meninggal Jane Shalimar masih sempat menghubunginya walau dengan napas yang sesak.

Elisya Olive pun mengunggah momen kenangan bersama mantan istri Didi Mahardhika tersebut di media sosialnya.

Lewat Instagram Stories pribadinya, Olive mengunggah momen kebersamaan dengan Jane saat masih sehat.

Elisya Olive menuliskan kata penuh haru dalam keterangannya.

Ia menyebut bahwa kini Jane Shalimar sudah tidak sakit lagi.

“Walau enggak bisa jedugan kepala lagi, tapi senyum mu selalu aku ingat. Udah enggak sakit lagi sekarang kakak sayang,” tulis Elisya Olive mengenang kepergian Jane Shalimar.

Selain itu, Elisya Olive juga mengunggah tangkapan layar berisi riwayat panggilan telepon dirinya dengan ibu satu anak tersebut.

Dalam percakapan terakhir mereka, Jane Shalimar sempat memberikan pesan untuk sahabatnya agar selalu jaga kesehatan dan mengucap kata rindu.

Tidak cuma itu saja, Elisya Olive juga mengungkapkan Jane Shalimar mengucapkan pesan terakhir itu sambil terbata dan sesak napas.

Bak jadi perpintaan terakhir, Jane Shalimar cuma ingin sahabatnya menjaga kesahatan.

“Kakak 7 menit ini percakapan kita terakhir, dengan terbata dan sesak napas kakak cuma bilang jaga kesehatan dan I miss you,” ujarnya.

“Percakapan kita terakhir ya kak, aku tahu kakak sayang sama aku,” lanjutnya.


Profil Jane Shalimar

Pemilik nama lengkap Jane Shalimar Jashkilka itu lahir di Jakarta, 2 Juni 1980, umur 40 tahun.

Jane Shalimar adalah seorang aktris berdarah Arab.

Wanita setinggi 162 cm itu memiliki sapaan Jenny.

Karir

Jean Shalimar mengawali kariernya pada tahun 1987 saat secara tidak sengaja ditawari casting iklan.

Pada tahun yang sama, Jenny terpilih menjadi cover girl favorit pilihan pembaca Aneka.

Putri pasangan H. Dicky Sadikin (ayah) dan Hj. Isye Faiza (ibu) ini kemudian di dikontrak secara eksklusif oleh Multivision Plus.

Sinetron yang pernah dibintanginya antara lain, "Padamu Aku Bersimpuh", "Jalan Keadilan", "Selendang Sutra Biru", dan "Istri Pilihan" serta FTV "Seleberitis Juga Manusia", "Kasih", dan "Cinta Yang Hilang".

Selepas kontrak eksklusif, sulung tiga bersaudara ini menjadi penyiar di Radio Indika, dan kemudian menjadi presenter.

Acara yang pernah dipandunya antara lain, "Bowling Blitz", "La Liga RCTI", dan "A Mild Billyard".

sumber: palembang.tribunnews