Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nekat Jadi Ojol hingga Kuli Bangunan, Anak Deddy Dores Kini Lelang Gitar Warisan Ayahnya:Ibu Dirawat


Setelah Deddy Dores meninggalkan beberapa tahun lalu, nama Calvin Dores mendadak muncul ke publik lantaran profesinya.

Siapa sangka, Calvin Dores yang merupakan putra dari musisi legendaris Tanah Air, Deddy Dores, itu diketahui bekerja sebagai driver ojek online.

Padahal keluarga mendiang Deddy Dores hingga kini masih mendapatkan royalti dari karyanya dengan nilai yang diketahui cukup besar.

Calvin Dores harus berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Calvin Dores yang tak lain adalah anak dari pencipta lagu terbaik Indonesia, pada dekade tahun 1980-an itu, Deddy Dores, kini berprofesi sebagai tukang ojek online.

Semenjak Deddy Dores sang ayah meninggal pada pertengahan Mei 2016 silam, kehidupan Calvin berubah drastis.

Calvin Dores tidak mengikuti jejak ayahnya yang besar di dunia musik, ia memilih jalan sendiri, asal halal dan tak merugikan orang lain. 


Bahkan, sebelum melakoni pekerjaan sebagai driver ojek online, Calvin Dores bekerja sebagai kuli bangunan.

Tak hanya itu saja, Calvin Dores juga pernah menjadi pegawai cuci motor.

Bagi Calvin Dores kehidupan sebelum dan sesudah ayahnya meninggal tidak memiliki perbedaan signifikan.

Bahkan dia tak merasa risih bila orang lain menyadari dirinya adalah anak dari seorang seniman besar sepanjang apa yang dia lakukan tidak membuat orang lain susah. 

Lama tak tersorot, baru-baru ini kabar kurang menyedapkan datang dari keluarga mendiang Deddy Dores.

Diketahui, Istri mendiang Deddy Dores, Dagmar C Sunardi atau biasa di kenal Dagmar Twin Sister kini sedang terbaring di Rumah Sakit karena menderita serangan jantung.

Lantaran keluarga membutuhkan biaya untuk pengobatan istri mendiang Deddy Dores.

Calvin Dores, anak mendiang Deddy Dores mencoba melelang gitar peninggalan ayahnya.

Gitar yang akan dilelang ialah Fender Stratocaster Made In USA tahun 2000.

"Ini gua buka (lelang) Rp 24 juta, perbitnya Rp 500 ribu," kata Calvin DOres dalam video yang diunggah di akun media sosialnya.

Pria usia 32 tahun itu mengaku berat menukar peninggalan ayahnya dengan rupiah.

Namun hal tersebut yang harus dilakukan untuk membantu kesembuhan ibunda tercinta.

"Dengan sangat rendah hati Calvin Dores mohon bantuannya dari temen-temen yang liat postingan ini. Saya Calvin Dores putra ke-5 alm Deddy Dores ingin melelang gitar milik alm ayah saya 'Fender Stratocaster' Made In USA tahun 2000."

"Sebenarnya dengan berat hati saya terpaksa harus melepas gitar kesayangan ayah saya demi membantu kesembuhan ibu saya Dagmar C Sunardi atau biasa di kenal Dagmar Twin Sister di era 90'an."

"Saat ini ibu saya dirawat di RS Diagram Cilandak Jaksel karena mengalami serangan jantung. Semoga apa yang saya usahakan bisa meringankan sakitnya ibu saya," tulis keterangan unggahan akun @dorescalvin.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak yang sudah mempromosikan juga gitar tersebut, melalui media sosial masing-masing.

"Sekali lagi saya mohon bantuan temen-temen untuk membagikan informasi ini kepada siapapun yang bisa merawat gitar kesayangan ayah saya. Terima kasih, salam sehat untuk semua. 'Calvin Dores'," pungkasnya.


Mengulik kisahnya, beberapa waktu lalu, terungkap alasan Calvin Dores bekerja mati-matian sebagai ojek online.

Beberapa waktu lalu disebutkan jika putra almarhum Deddy Dores ini diketahui berprofesi menjadi seorang supir ojek online untuk membayar hutang yang ditinggalkan ayahnya.

Namun, dari pengakuan lain, cucu Deddy Dores, Aghi Dores, menyebutkan jika utang tersebut bukan utang mendiang Deddy Dores melainkan utang Calvin sendiri.

Dalam acara Rumpi No Secret, Aghi Dores pun mengungkapkan kronologi mengapa Calvin Dores kini menanggung banyak utang.

Berawal dari keinginan Calvin Dores membeli motor gede milik salah satu temannya, hingga akhirnya keadaan semakin rumit karena Calvin Dores juga tak kunjung melunasi cicilan motor.

Calvin Dores kala itu membeli motor gede dari seorang temannya bernama Adit. Saat itu Adit memasang iklan di media sosial jika ia akan menjual motornya itu. 

"Calvin tertarik untuk membeli motor saya. Lalu, dia melobi ke saya, negoisasi dan kita sepakat, menyepakati harga. 

Lalu dia bilang, ini motor akan saya bayar kalo nanti papahku sudah setuju.

Dan di situ pula saya tahu Calvin anaknya almarhum Deddy Dores," kata Adit di acara Rumpi Trans TV beberapa waktu lalu.

Adit menuturkan, Calvin Dores yang saat itu masih belum memiliki uang pun untuk sementara menaruh mobilnya sebagai jaminan, dan ia kemudian membawa motor itu untuk meyakinkan sang ayah agar disetujui. 

"Calvin tertarik untuk membeli motor saya. Lalu, dia melobi ke saya, negoisasi dan kita sepakat, menyepakati harga.

Lalu dia bilang, ini motor akan saya bayar kalo nanti papahku sudah setuju. Dan di situ pula saya tahu Calvin anaknya almarhum Deddy Dores," papar Adit.

Calvin pun berjanji akan melunasi pembayaran setelah dua minggu setelah lebaran. Namun, ketika ditagih Calvin berdalih masih belum punya uang. Dan ia pun tetap meninggalkan mobilnya di rumah Adit. 

"Yang terjadi kemudian, 2 minggu saat saya tagih, 'Vin gimana nih, mobil gak diambil? Terus motor saya gimana?' Calvin beralasan bahwa papahnya belum ada uang, sampai akhirnya berlarut-larut, satu bulan saya confirm, dua bulan saya confirm belum ada," pungkasnya.

Akhirnya, pihak Calvin Dores pun menjual mobil yang ia titipkan sementar di rumah Adit.

Kemudian hasil penjualannya, beberapa dipakai untuk membayar harga motor yang sudah disepakati. 

"Jadi setelah mobil diambil, memang waktu itu saya dikasih uang setelah mobil itu diambil. Jumlahnya 50 juta, dan sebulan berikutnya dikasi 10 juta, tapi kan belum lunas dari harga yang kita sepakati," jelas Adit.

"Sampai akhirnya mobil terjual, tapi saya juga belum dapat pelunasan. Sampai akhirnya berlarut-larut," sambungnya.

Setelah masalah utang itu berlarut-larut, Adit mengatakan jika sempat putus komunikasi dengan Calvin Dores.

ketika ia bertemu lagi dengan Calvin Dores dan berniat mengambil motornya, motor tersebut ternyata sudah tak di tangan Calvin Dores. 

"Saat saya konfirmasi ke Calvin Dores dan mau saya ambil motor itu untuk saya jual ke yang lain, Calvin berdalih bahwasanya motor itu sudah tidak dipegang dia, tidak di tangan dia, dan dipindahtangankan lagi. Jadi urusan makin ribet,"tukasnya.

sumber: palembang.tribunnews