Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DIDEPAK dari Suara Hati Istri Indosiar, SIAPA Sebenarnya Lea Ciarachel, Pemeran Zahra?


Nama Zahra mendadak menjadi perbincangan setelah usianya diketahui publik. Zahra merupakan nama salah satu pemeran di series Suara Hati Istri.

Diketahui Zahra diperankan oleh Lea Ciarachel.  Lea Ciarachel berperan sebagai istri ketiga Pak Tirta yang diperankan oleh Panji Putra.

Berperan sebagai istri diusia masih 15 tahun, series Suara Hati Istri yang tayang di Indosiar dikecam banyak orang.

Kini Lea Ciarachel diganti dengan pemeran lainnya atas keputusan dari Indosiar.

Lantas, siapakah sosok Lea Ciarachel?

1. Baru berusia 15 tahun

Lea Ciarachel memiliki nama lengkap Lea Ciarachel Fourneaux.

Remaja yang karib disapa Lea atau Clara iin lahir di Bali, 5 Oktober 2006.

Artinya, pada tahun ini, Lea Ciarachel baru berusia 14 tahun dan 15 tahun pada Oktober nanti.

Saat ini, Lea dikabarkan masih duduk di bangku SMP.

2. Perjalanan karier

Dikutip dari TribunStyle.com, Lea mengawali kariernya di dunia hiburan sebagai seorang model pada 2019.

Lea terjun ke dunia seni peran pada 2021 dengan membintangi sinetron Suara Hati Istri: Zahra

Ia langsung menjalani debut aktingnya sebagai pemeran utama.

Selain itu, Lea juga ikut menjadi bintang iklan sebuah produk kecantikan.

3. Aktif di media sosial

Sama seperti remaja pada umumnya, Lea cukup aktif di Instagram dengan akun @ciarachelfx.

Ia kerap mengunggah foto-fotonya baik saat syuting sinetron maupun menjadi model.

Tak heran, ia memiliki banyak pengikut di Instagram yakni 26 ribu lebih.

Dalam bio Instagram-nya, Lea menulis sebuah kutupan yang bermakna 'perundungan bukanlah dukungan.'

"Bullying aren’t supporting," tulis Lea.

Saat ini, Lea memilih menon-aktifkan kolom komentar di akun Instagram-nya.

4. Akting bareng artis senior

Dalam sinetron Suara Hati Istri, Lea beradu akting dengan sejumlah artis senior sekaligus lebih tua darinya.

Misalnya sosok Pak Tirta yang diperankan Panji Saputra. Saat ini, Panji Saputra telah 39 tahun.

Juga Ratu yang menjadi istri pertama Pak Tirta. Tokoh Ratu diperankan Zora Vidyanata yang berusia 36 tahun.

Masih ada lagu sosok Putri yang menjadi istri kedua Pak Tirta. Putri diperankan Metta Permadi yang berusia 32 tahun.

5. Peran dalam sinetron Suara Hati Istri

Dalam sinetron Suara Hati Istri, Lea memerankan tokoh Zahra yang merupakan gadis desa dari keluarga miskin.

Ia menikah dengan Tirta, pria yang punya dua istri karena sang ayahnya memiliki utang.

Tirta adalah orang kaya raya dan pemilik kebun teh.

Awalnya, Zahra diceritakan terlibat cerita kisah asmara dengan Alsyad, teman sekolahnya.

Namun, Ayah Alsyad, yang tak lain adalah Tirta juga menaruh hati pada gadis SMA tersebut.

Tirta yang jatuh hati kepada Zahra rela melakukan berbagai hal untuk mendapatkannya.

Tirta membelikan berbagai barang dan perlengkapan untuk keluarga Zahra.

Ia bahkan sempat menjanjikan akan menceraikan kedua istrinya, dan membuat Zahra sebagai istri satu-satunya.

Zahra pun luluh dan mau diperistri Tirta, meski jadi istri ketiga.

Tirta semakin hari makin jatuh kepada Zahra.

Zahra memang sosok wanita yang lembut, baik hati, dan rajin beribadah.

Identitas asli Zahra perlahan mulai terkuak.

Zahra ternyata anak kandung dari Pak Rachman, ayah tiri Tirta.

Di sisi lain, Zahra terus-terusan difitnah oleh ibu mertua hingga dua istri Tirta.

6. Sinetron Zahra jadi sorotan

Di balik sosok dan cerita yang diperankan Lea, ternyata sinetron Suara Hati Istri mendapatkan banyak sorotan.

Pemilihan peran Zahra yang dimainkan Leo menuai pro kontra sebab remaja itu masih berusia belasan tahun.

Apalagi ada beberapa adegan dalam sinetron Suara Hati Istri yang selayaknya dilakukan perempuan dewasa.

Netizen memberikan kritikan atas adegan dan cerita dari sinetron yang tayang di Indosiar tersebut. Banyak juga yang menuduh jika adegan dalam sinetron ini justru mengandung pedofilia.

Dengan adanya pro dan kontra tayangan ini, akun media sosial Indosiar dan KPI diserbu oleh netizen. Sayangnya, hingga artikel ini dimuat, pihak KPI dan Indosiar belum memberikan tanggapannya.

Editor: Mona Andriani