Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Borok Denise Chariesta Makin Dikuliti dan Ditelanjangi Dewi Perssik, Toko Bunganya Banyak Masalah


Menemukan titik lemah, Dewi Perssik kuliti dan bongkar borok Denise Chariesta dan toko bunga milik seterunya yang banyak masalah. 

Perseteruan antara Dewi Perssik melawan Denise Chariesta makin melebar ke urusan bisnis. 

Borok Denise Chariesta sebagai pengusaha toko bunga makin terkuak oleh Dewi Perssik.

Dewi Perssik yang kini berseteru dengannya mencari tahu hingga menemukan fakta mengejutkan.

Ternyata beberapa kali, beberapa pelanggan mengeluhkan usaha toko bunga Denise Chariesta bernama Fleur de DC.

Itu diunggah Dewi Perssik lewat Instagram Story-nya, Jumat (11/6/2021) malam.

Mirip warganet yang kepo, Dewi Perssik mengusut sendiri musuhnya hingga menguliti semua boroknya yang bertebaran di media sosial.

Pedangdut itu membagikan unggahan Instagram seorang warganet yang mengingatkan untuk berhati-hati dengan toko bunga beserta Denise Chariesta.

Pasalnya, warganet bernama Farah Seto mengeluhkan pelayanan buruk toko bunga Denise, berupa kiriman bunga hari Valentine 2020 yang molor dari janji. 


Ceritanya pada 14 Februari 2020, sang suami memesankan bunga untuk perayaan Valentine berupa hiasan bunga kuda poni dengan harga yang mahal.

Tetapi harga yang mahal tak sesuai pelayanannya.

Bunga baru dikirimkan esoknya dengan alasan hujan dan dikerjakan serampangan.

Alasannya bunga pesanan baru selsai malamnya dan permintaan sedang tinggi.

Merasa tak bertanggung jawab, Farah minta mengembalikan uang.

Tetapi Denise ngotot mengatakan tidak biasa karena sudah diproses dan dikirim tengah malam.

Mestinya bunga sudah dikirimkan pada 14 Februari 2020 pukul 12.00 WIB.

Baru pada waktu kirim semestinya, Denise mau mengirimkan bunga pukul 20.00 WIB.


Ternyata molor lagi hingga akhirnya ditelepon dan di-chat pada waktu yang dijanjikan Denise.

Namun baru dibalas Denise pukul 22.00 dengan alasan bunga belum kelar dan serta alasan hujan.

Walhasil Denise mengatur ulang dan berjanji mengirimkan bunga pada pukul 09.00 WIB.

Namun lagi-lagi janji berubah dengan mengirimkan bunga pada 15 Februari 2020 pukul 15.00 WIB.

Sempat kirim chat mau uang dikembalikan, tetapi diabaikan dan tak dibalas.

Bunga kuda poni sudah dikirimkan sehari setelah janji.

Sudah basi mau merayakan Valentine, Farah mengatakan Denise tak mau minta maaf.

Parahnya, Farah menerima kiriman hiasan bunga yang lebih mirip kuda lumping dengan tiangnya miring dan warna belang-bentong.

Tak seperti gambar pada salindia kedua.

Selain bunga poni mirip kuda lumping itu, Denise melampirkan surat permintaan maaf karena sedang tinggi permintaan.

Kesal, Farah minta pengendara ojek online mengembalikan pesanan yang tak sesuai harapan.

Namun pengendara ojek online tak berani memulangkan karena Denise tak dapat dihubungi.

Lalu meminta Farah menghubunginya.


Maka, Farah yang kesal merasa sia-sia meladeni Denise yang menurutnya menipu. 

Unggahan itu ditanggapi Dewi Perssik dengan beristigfar. 

"Astaghfirullah," tulisnya menampilkan unggahan itu. 

Pengalaman buruk pelanggan dengan toko bunga Denise bukan hanya sekali.

Dewi menayangkan pengakuan seorang perempuan yang amat kecewa dengan pelayanan Fleur De DC.


"Owhhh gitu toh, mksh infonya gaes... Pantes playing victim yaa (tertawa ngakak)," tulis Dewi.

Bahkan sampai disebut ditipu dan geram karena pelayanan yang tidak profesional.

Tak kurang, dia menampilkan semua tangkapan layar percakapan sang perempuan dengan Denise Chariesta.

"Kalian bisa kasih tahu aku kalo misal aku ada hak nggak buat marah?" tutur sang perempuan.

Lalu, ada foto menampangkan hiasan bunga karangan Fleur De DC yang jauh dari ekspektasi. 


Di situ, ada pula kisah Farah Seto yang jadi contoh serta meminta berhati-hati tidak mengunjungi gerai Fluer De DC di salah satu mall. 

Hingga kini, belum ada konfirmasi ataupun klarifikasi dari Denise Chariesta soal keluhan pelayanan toko bunga miliknya. 

sumber: sumsel.tribunnews.