Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sakit Hati Diperlakukan Tak Wajar Oleh Raffi Ahmad dan Harus Turuti Semua Keinginannya dengan Secepat Kilat Bagaikan Jin, Sensen Akhirnya Meledak Murka Semprot Suami Nagita Slavina: Tangan Aku Cuma 2


Lima tahun menjadi asisten pribadi Raffi Ahmad, Sensen mengaku pernah sakit hati pada sang bos.

Menurut Sensen, ada perlakuan Raffi Ahmad yang pernah membuatnya murka sekaligus sakit hati.

Meski sebagai asisten pribadi, Sensen sempat semprot Raffi Ahmad hingga membuat suami Gigi itu tak berkutik.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Britz Entertainment, Sensen mengaku selama ini selalu tahan diri jika diperlakukan Raffi Ahmad.

Awalnya, Sensen ditanya soal sikap Raffi Ahmad yang tak pernah diketahui publik.

"Hal unik apa dari Raffi Ahmad?" tanya host kepada Sensen, Senin (3/5/2021).

Ditanya seperti itu, Sensen pun blak-blakan bahwa suami Gigi itu sering kali meminta berbagi barang saat sedang dimake up.

"Dia itu kadang-kadang bisa minta handphone saat ditouch-up," imbuh Sensen.

Tak cuma sekali, Sensen mengaku Raffi Ahmad kerap berkali-kali meminta suatu barang saat di-touch-up ketika akan menjalani syuting.

Dan permintaan Raffi Ahmad itu pun harus dipenuhi oleh Sensen dalam waktu kilat.

Alhasil, Sensen menyebut dirinya seperti jin yang haus melayani Raffi Ahmad dalam waktu cepat dan kilat.

"Ya dia itu kayak om jin ketika dia berucap," ujar Sensen.

"Kadang dia juga minta minyak wangi, parfum dan sebagainya. Dia minta itu dalam waktu kurang dari lima detik," kata Sensen.

Tak hanya dirinya, asisten baru pun sempat menjdi korban Raffi Ahmad.

Bahkan sikap Raffi Ahmad ini membuat asisten barunya kewalahan dan menyerah.

"Kemarin ada orang baru, terus dia tiba-tiba minta deodoran, parfum, handphone, permen saat dirias sama aku," aku Sensen.

Sensen menyatakan, asisten baru sempat merasakan sikap Raffi Ahmad yang kerap meminta sesuatu secara spontan.


"Gausah jauh-jauh, asisten baru kemarin pas ambil bakso terus Raffi bilang 'kurang kecap, kenapa dipakaikan sambal? aku kan gak suka'.

Asisten bilang 'aku gak ngerti deh kak', aku bilang 'ya makanya harus belajar sama aku'," imbuh Sensen.

Sensen menilai, setiap permintaan Raffi Ahmad saat itu harus diturutin di waktu tersebut juga.

Jika tidak langsung dituruti, Raffi Ahmad langsung emosi.

Ahasil, asisten pun akan sangat panik menuruti permintaan Raffi Ahmad yang ta ada hentinya.

"Pokoknya panik sepanik-paniknya itu orang (asisten baru, red)," jelas Sensen.


Sadar dengan sikap buruk bosnya, Sensen pun naik pitam dan sering menegur Raffi Ahmad.

Teguran ini bahkan membuat Raffi Ahmad hanya terdiam.

"Aku cuma bilang tanganku cuma dua, tetapi minta banyak banget. Dia langsung diem.

Dia memang begitu, kalau orang yang gak tahu ya panik," tegas Sensen.

sumber: bogor.tribunnews