Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Pilu Sulis saat Hidup Susah, Dihina karena Tak Mampu Beli TV, Setelah Sukses Ngaku Saudara


Penyanyi lagu-lagu religi, Sulis kini telah menikmati kesuksesannya.

Namun dibalik kesuksesannya, tak banyak yang tahu kisah pilu yang dialaminya.

Di masa lalu, Sulis diketahui pernah menelan pahit manisnya kehidupan ketika belum dikenal masyarakat sebagai penyanyi.

Bahkan, Ia tak memiliki mimpi akan menjadi penyanyi terkenal.

Wanita berusia 31 tahun ini, dulunya mempunyai cita-cita besar yakni mempunyai TV untuk keluarganya.

Hal itu ia ungkapkan dalam kanal YouTube Melaney Ricardo yang tayang pada Rabu, (14/4/2021).


Dulu, Sulis tak pernah kepikiran jika ia akan menjadi sukses dan dikenal banyak orang.

Saat hidup susah, Sulis mengatakan jika dirinya tak mampu membeli TV untuk keluarganya di rumah.

"Dulu cita-citaku cuma satu, pengen punya TV," ungkap Sulis.

Semasa kecil, Sulis selalu menumpang di rumah tetangganya ketika akan menonton TV.

Ia kerap tak diizinkan masuk ke rumah tetangganya ketika ingin menonton TV.

Keluarganya sempat dihina oleh tetangga-tetanggnya lantaran tak mampu membeli sebuah televisi.

"Dulu waktu kecil aku numpang kalau liat TV ya aku pergi ke rumah tetanggaku, itupun kadang boleh masuk, kadang nggak dibolehin masuk," ungkap Sulis.

Keadaan yang sangat terbatas membuat orang tuanya harus berjuang mati-matian untuk memberi makan keluarganya.

Bahkan Sulis dan keluarganya tak memiliki kamar mandi di rumahnya.

Ia dan keluarganya selalu menggunakan kamar mandi umum yang ada di kampungnya.

Meskipun begitu, orang tuanya selalu memperjuangkan pendidikan anak-anaknya.

Biarpun untuk makan susah, namun sekolah tetap nomer 1 bagi Sulis dan saudaranya.

"Ayahku pekerja keras, nomer satu sekolah, sekolah, dan sekolah," ungkap Sulis.

Saat itu, ayahnya berprofesi sebagai supir dan tukang becak.

Untuk itu, saat sekolah dirinya berjuang untuk mendapatkan beasiswa.

Beruntungnya, Sulis saat itu menikmati pendidikan dengan beasiswa.

Ia mendapatkan beasiswa ketika masih duduk di sekolah dasar hingga bisa mengenyam pendidikan sebagai mahasiswa.

Ketika hidup susah, buah menjadi makanan mewah bagi Sulis dan keluarganya.

"Jadi mamahku itu kepengen anaknya bisa makan buah, jadi mamahku itu ke pasar dia datengin ada satu tukang buah itu buah ada yang setengah busuk di beli, jadi sampe rumah itu buah diambil yang masih baik-baik itu buat anaknya," ungkap Sulis.

Sulis sangat menghargai jerih payah orang tuanya ketika masih hidup terbatas.

Menjadi penyanyi bukanlah cita-cita utamanya Sulis, dari kesil ia hanya memiliki hobi menyanyi saja.

Ia percaya jika kesuksesannya selama ini merupakan takdir Allah yang telah diberikan untuk dirinya.

Selama ia tumbuh menjadi wanita dewasa, Sulis hanya mengikuti alur kehidupan yang telah digariskan oleh Sang Pencipta.

Semua ini ia akui karena campur tangan Sang Pencipta.

"Allah tiba-tiba mengangkat aku dari perkampungan, dan Allah membawa aku ke Jakarta Allah mengangkat derajat keluargaku yang tadinya dihina karena tak mampu membeli TV," ungkap Sulis.

Bahkan sampai saat ini Sulis masih mengingat bagaimana tetangganya menghina keluarganya.

Kalimat hinaan tersebut masih melekat dihati wanita kelahiran Solo, Jawa Tengah ini.

Akan tetapi, ketika kini ia telah sukses, tetangga yang dulu menghina dirinya banyak yang mengaku sebagai saudaranya dan keluarganya.

Ia percaya jika ini semua adalah hadiah yang diberikan kepada orang tuanya yang dulu berjuang mati-matian demi menghidupi Sulis beserta kakaknya.

"Belum tentu kesuksesan ini karena aku, tapi Allah ingin memberi hadiak ke orang tuaku lewat aku," ungkap Sulis.

"Aku sangat bersyukur bahwa Allah mentakdirkan aku berasal dari keluarga yang sangat miskin itu yang aku bangga," ungkap Sulis.

Dengan begitu, Sulis bisa menghargai apa yang telah ia dapatkan selama ini.

Dinikahi Mualaf

Di awal-awal tahun 2000-an Sulis adalah penyanyi yang kerap muncul setiap ramadhan datang.

Duetnya dengan Haddad Alwi begitu digemari tak hanya anak-anak seusianya tapi juga orang dewasa.

Bagaimana kabar penyanyi imut nan cantik itu sekarang?

Wanita yang kini telah menginjak usia 27 tahun tersebut telah menikah pada tahun 2014 lalu.

Alfin adalah pria beruntung yang berhasil mendapatkan hatinya.

Status Alfin yang merupakan seorang mualaf terungkap ketika Sulis dan sang suami menghadapi persidangan kasus penipuan yang pernah mereka alami.

Hal itu disampaikan oleh Sulis sendiri ketika ditemui di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat.

Uang yang hilang karena kasus tersebut juga sebenarnya akan digunakan untuk berangkat Umroh.

Kini artis cantik yang berhijab ini telah hidup bahagia bersama keluarga kecilnya.

Selasa (17/4/2018), mengungkap cerita soal keluarganya yang sebelumnya tak pernah terungkap.

Ia mengunggah curhat soal putri kecilnya yang ternyata merupakan putri tiri.

Berikut adalah unggahannya:

"Bismillaah..Allaahumma sholli 'ala sayyidina muhammad wa ali sayyidina muhammad..salamullah 'alaih semua temen2 ig..moga sehat afiat dan lancar segala yg dikerjakan..

13 April 2018 lalu, Syifaralya Lathifah Karim genap berusia 7 th..

waktu jalan begitu cepat..saat awal jumpa usianya belum genap 3 tahun, masih kecil sekali saat itu..

banyak yang bertanya selama ini..itu anaknya kak Sulis?

Ya betul, saat menikah dengan koko @alfin_febryan datang bersama putrinya, yg waktu itu baru berusia 4 tahun..

kami menikah di tahun 2014..alya genap berumur 4 tahun..sebelumnya koko sempat menikah dan usia rumah tangganya sangat singkat..

di tahun 2013 kami bertemu, alya menginjak usia 3 tahun..pertemuan pertama alya langsung nempel kayak kena magnet..

Allaah memang Maha Segalanya..buah dari keikhlasan dan kesabarannya, koko mendapatkan apa yang dia inginkan..

tidak pernah sedikitpun terbesit kami akan bertemu lagi setelah hampir 13 tahun terpisah dan hidup masing2 setelah masa sekolah menengah dl (SMPI HI)..

Sudah jd suratan takdir bahwa jalan hidup berkata seperti hari ini..

image ibu tiri jahat sudah kuno, sudah uzur..atau belakangan ini bahasanya diperhalus dg sebutan ibu sambung..

tak jarang kita jumpai anak tiri lebih dekat dengan ibu tirinya, itu mengatakan bahwa kembali lagi pada pribadi sosok ibunda yang mengasihinya..

alhamdulillah, bersyukur akan diriku yg menyayangi anak-anak sejak dl..semua berkat sholawat..

Allaahumma sholli 'ala muhammad wa ali muhammad..sehingga sangat mudah bagiku menerima koko kembali bersama dengan buah hati..

Kami bertiga punya hubungan yg sangat dekat (saya koko dan alya)..

sy dan suami memberi ruang kebebasan bagi alya untuk tumbuh merdeka menjadi dirinya sendiri dengan pengawasan dan bimbingan..

ada manfaatnya jg nih aku lulusan psikologi, setidaknya memahami dan mengerti keadaan mereka berdua saat itu hingga saat ini (koko dan alya)..

semakin aku tau semakin aku peduli dan menyayangi mereka..tiap orang punya riwayat hidup, sejarah hidup yg baik maupun buruk..

tp setiap orang jg memiliki hak dan kesempatan untuk menjadi lebih baik dan baik, sehingga kembali merasakan bahagia..

bahagia & merdekalah selalu Al, hanya itu yg ummah harap untukmu," tulis Sulis.

Netizen memuji unggahan Sulis itu.

"Super sekali ka @suliszehra,"

"Subbhanallaah...allah maha pengasih lg maha penyayang.. mb' @suliszehra sangat beruntung.." somga jd ibu yg solehah y mb & mnjd kluarga yg sllu bahagia..aamiin,"

"Semoga mbk di mudahkan untuk menimang momongan lagi. Amin,".

(Tribunnews.com/bangkapos.com)