Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lubang di Payudara Monica Indah Akibat Suntik Filler, Kini Tak Simetris, Perlihatkan Fotonya


Baru-baru ini, Monica Indah menceritakan kejadian diduga malpraktik yang dialaminya.

Hal ini berawal karena Monica Indah tertarik lakukan filler payudara.

Yakni setelah melihat unggahan temannya yang juga selebgram.

Monica Indah juga mengakui bahwa dirinya ingin memiliki bentuk payudara yang ideal.

Tapi ternyata Monica Indah mengalami nyeri hingga berlubang pada payudaranya.

Monica Indah pun membongkar salah satu klinik yang diduga melakukan malpraktik filler payudara pada dirinya.

Diketahui klinik kecantikan itu dikelola pasangan suami istri dengan inisial YJ dan SH.

"Eh ternyata saya keliru filler payudara, itu berbahaya banget," kata Monica Indah pada Instagram Story-nya, belum lama ini.


Rupanya bukan Monica Indah saja yang menjadi korban akibat suntikan filler payudara itu.

Beberapa pasien juga mengalami hal yang sama dengan Monica.

Bahkan dikatakan, jarum suntikan yang digunakan oleh dokter kecantikan tersebut dipakai berulang kali.

"Aku buka rahasia ya kak. Kenapa mereka pada infeksi. Itukan luka di bekas lubang suntikkan ya. Yes itu jorok banget," tulis salah seorang korban dugaan malpraktik filler payudara.

"Suntikan bekas orang dipakai lagi untuk filler yang lain. Mungkin alesan menghemat," sambungnya.


Dari keterangan akun Instagram @korban_zaskiabeauty yang dikelola Monica Indah itupun mengatakan, dokter tersebut tega melakukan malpraktik hingga memakan banyak korban.

"Ya Allah YJ dan SH kamu jahat banget loh. Aku habis ini mau cek juga penyakit menular," tulis akun @korban_zaskiabeauty.

Setelah mengalami malpraktik, Monica Indah pun memutuskan berobat ke rumah sakit di kawasan Pluit pada 8 Desember 2020.

Ketika di rumah sakit, dia langsung dirujuk untuk operasi akibat filler.

Terbaru, Monica Indah mengungkapkan kondisi terkini usai mengalami dugaan malpraktik filler payudara.

Lewat akun Instagram @korban_zaskiabeauty, Monica Indah menceritakan perawatan yang tengah dijalaninya setelah mengalami dugaan malpraktik.

Dalam posting-annya, Monica Indah memperlihatkan payudaranya yang terinfeksi lantaran akibat suntikan filler.

"Karena banyak banget yang tanya kondisi PD (Payudara) aku sekarang seperti apa... ini adalah kondisi PD aku yang sekarang," ujar Monica Indah, Selasa (23/3/2021).

Namun kini, menurut Monica, payudaranya jauh lebih membaik dari sebelumnya.

Meski tak seperti bentuk yang didambakan, Monica bersyukur masih memilki payudara.

"Jauh banget lebih baik.. walaupun tidak simetris dan ada bekas luka masih bisa bersyukur masih dikasih PD," imbuhnya.

Foto payudara tersebut memang terlihat adanya bekas luka karena adanya lubang pada payudara Monica Indah.

Maka dari itu, tindakan yang dilakukan adalah operasi dan harus menjalani perawatan hingga mengembalikan ke kondisi semula.

"Foto tersebut pada PD kanan dan kiri bawah semua masih bolong karena sampai saat ini masih rawat luka terbuka," tuturnya.

Kendati begitu dari pembelajaran yang didapatkan, Monica Indah jadi lebih bersyukur dan menerima bentuk tubuh yang diberikan oleh sang Pencipta

"Sekarang jadi belajar bersyukur dan menerima saja," tukasnya.

Sebelumya, Monica memang mengakui kurang banyak informasi soal filler, sehingga akhirnya salah memilih dan mengakibatkan luka pada bagian payudaranya.

"Saya muncul gejala setelah 3 minggu. Jujur ya saya kurang edukasi untuk filler payudara ini," ujar Monica Indah.

Monica Indah pun keliru disangkanya dengan melakukan filler, payudaranya akan semakin indah, tapi rupanya justru membahayakan dirinya.

"Eh ternyata saya keliru filler payudara itu berbahaya banget," imbuhnya.

Dari situ Monica mulai memberanikan diri untuk berbicara tentang apa yang dialaminya.

Dia menduga kalau mungkin sebenarnya masih ada banyak orang yang mengalami hal seperti dirinya.

Hanya saja rasa malu menghalangi mereka untuk bicara tentang kegagalan filler payudara.

"Mungkin sampe saat ini gak pernah terdengar orang gagal filler payudara, karena mungkin mereka malu untuk share," ujarnya.