Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

AIR MATA Terakhir Rina Gunawan Sebelum Wafat, Berharap Cintanya dengan Teddy Syach Sampai Janna


Duka wafatnya Rina Gunawan menyisakan banyak duka tak hanya bagi keluarga tetapi publik Indonesia.

Artis Rina Gunawan menghembuskan nafas terakhirnya pada selasa (2/3/2021) setelah dirawat karena Covid-19.

Rina sempat dirawat di rumah sakit selama beberapa hari sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Sebelum meninggal dunia, Rina Gunawan pernah mengungkapkan rasa cinta pada Teddy.

Berapa ia bersyukur diberikan suami yang sangat penyabar.

Teddy Syach kerap menjadi kawan mengobrol untuk menghilangkan rasa stres yang kerap melanda Rina.

"Balik ke Allah pastinya dan balik ke keluarga. Dan keluarga yang selalu berikan support," ungkapnya pada Venna Melinda di Channel YouTube Venna Melinda Channel.


Rina Gunawan dan dua anaknya bahkan menganggap Teddy seperti google berjalan.

Suami selalu tahu tentang apa pun permasalahan. Teddy selalu peka dalam hal apa pun.

Rina mengungkapkan apa rahasia 22 tahun rumah tahun tanpa diterpa gosip tidak sedap.

Mengaku punya zodiak dan sifat yang sama menjadi kunci dalam Langgengnya rumah tangga mereka, Rina Gunawan tak menampik jika terjadi pertikaian namun segera diselesaikan dalam 10 menit.

Dahulu memang kerap terjadi pertengkaran. Rina bahkan bisa menangis berkepanjangan.

Ia kerap meminta sang suami untuk tidak marah dan tetap tersenyum lewat chatting hingga berkirim surat.

Hal ini membuat lama kelamaan berbaikan kembali.

Lantas untuk membahagiakan suami yang selalu ada dalam suka dan duka, Rina Gunawan memutuskan untuk diet.

Benarkah? Menurut Rina, Teddy dari dulu tidak pernah menegurnya soal berat badan.

Namun sejak pandemi menjadi titik balik Rina untuk diet. Rina Gunawan mulai tidak nyaman dan merasa ngos-ngosan saat sedikit saja beraktivitas. Saat salat pun ia harus duduk.

Rina kemudian mengungkapkan jika Teddy adalah sosok suami yang luar biasa. Selalu banyak support dan kasih sayang yang diberikan.

Rina menegaskan jika Teddy sangat perhatian pada dirinya.

Tidak peduli saat ia masih berbobot tubuh besar, Teddy selalu ada untuk dirinya.

Sambil menangis, Rina Gunawan mengucapkan doanya semoga keindahan ini terbawa hingga ke jannah (surga).

"Indahnya bersama dia. Jadi mudah-mudahan kita selalu ke Jannah nya," harap Rina dengan suara menahan tangis dan mata yang berkaca-kaca.


Air Mata Teddy Syach di Makam Rina Gunawan, Aku Ikhlas
Tangis Teddy Syach pecah saat menyampaikan beberapa patah kata usai pemakaman istrinya, Rina Gunawan.

Ia mengaku sudah mengikhlaskan kepergian almarhumah Rina untuk selama-lamanya.

"Aku ikhlas, aku sudah ikhlas," ucap Teddy Syach sembari menangis di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021).

Sebelum itu dengan mengenakan APD lengkap, Teddy Syach terlihat tak kuasa menahan tangisnya saat melantunkan adzan di depan makam Rina Gunawan.


Suaranya bergetar dan sempat terhenti sesaat ketika melantunkan adzan sebelum jenazah istrinya ditutup oleh tanah.

Sejak tiba di TPU Tanah Kusir, Teddy Syach sudab menangis, meski memakai masker terlihat wajahnya memerah dan matanya berair.

Protokol Covid-19 diterapkan saat proses pemakaman Rina Gunawan di TPU Tanah Kusir, beberapa petugas rumah sakit dan TPU Tanah Kusir menggunakan APD lengkap saat memakamkan Rina Gunawan.

Jenazah Rina juga dimakamkan menggunakan peti yang dibungkus plastik rapat.

Hanya keluarga dan petugas pemakaman yang berada di dekat makam dari Rina Gunawan.

Meski air matanya menetes, Teddy Syah terlihat tegar ketika dirinya harus menghadapi kenyataan istri tercintanya meninggal dunia.

Ia mengaku air matanta sudah cukup banyak keluar ketika melihat istrinya harus dipasangkan ventilator.

Apalagi selama Rina dirawat, Teddy yang selalu berkomunikasi dengan pihak dokter terkait perkembangan istrinya.

"Jadi tiga hari ini selama masuk ke ICU itu intensitas komunikasi dokter sama suster itu saya sendiri," ucap Teddy Syah di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021).

"Jadi air mata saya sudah cukup banyak (keluar) untuk menahan (kesedihan) semuanya," ungkapnya.

Teddy mengaku tak ingin mengantarkan kepergian istrinya dengan kesedihan. Meski sempat menangia Teddy mengaku ingin tetap tegar menguatkan anak-anaknya.

"Saya nggak mau saat terkahir mengantar almarhum justru saya nggak kuat," ucap Teddy.

"Saat ini saya cuma mau bimbimbg anak-anak aja," jelasnya.

sumber: sumsel.tribunnewsv